1

Indeks Dolar Capai Terendah Tiga Minggu Di Bawah MA 50-hari

Rifan FinancindoRifan Financindo – Indeks dolar (DXY), yang melacak nilai greenback terhadap sekeranjang mata uang, jatuh di bawah MA 50-hari kemarin dan mencapai terendah tiga minggu 94,69.

DXY diperdagangkan pada level 94,74 – turun 2,31 persen dari tertinggi baru-baru ini di level 96,98.

Kesepakatan perdagangan Presiden AS Trump dengan Meksiko menempatkan tawaran di bawah aset berisiko di sesi NY. Pasar saham AS mencapai rekor tertinggi baru dan dolar AS – safe haven baru.

Greenback sudah dalam posisi defensif pada prospek berkurang untuk pengetatan Fed lebih cepat. Ketua Fed Jerome Powell pada hari Jumat membela jalur kenaikan suku bunga bertahap dan mengecilkan kemungkinan ekonomi terlalu panas. Komentar Powell memberi tahu pasar bahwa bank sentral memiliki sedikit alasan untuk mendorong suku di atas tingkat netral.

Selanjutnya, greenback kemungkinan akan tetap di belakang kaki jika aset risiko terus menghibur pendekatan konsiliasi Trump. Neraca perdagangan AS dan angka kepercayaan konsumen, yang dijadwalkan untuk dirilis hari ini, juga dapat mempengaruhi greenback.

Level Teknis Indeks Dolar

Support: 94,16 (terendah 31 Juli), 93,87 (MA 50 hari), 93,71 (terendah 9 Juli)

Resistance: 94,78 (tinggi sesi), 95,01 (MA 50 hari), 95,07 (MA 5-hari)

Sumber : Fxstreet

BACA JUGA : Harga Emas Stabil karena Dolar Merosot Terhadap Kesepakatan Perdagangan AS-Meksiko

Rifan Financindo – Harga emas tetap stabil pada Selasa ini setelah menyentuh level tertinggi dua minggu di sesi sebelumnya, dengan dolar di bawah tekanan di tengah kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan Meksiko.

Spot emas stabil pada $ 1,211.31 per ons pada 0047 GMT. Harga mencapai level tertinggi sejak 13 Agustus di $ 1,212.38 pada hari Senin, sementara logam naik sekitar 1,7 persen pada hari Jumat dalam persentase kenaikan satu hari terbesar sejak 17 Mei 2017.

Emas berjangka AS naik 0,2 persen pada $ 1,217.90 per ounce.

Dolar jatuh ke level terendah empat minggu pada hari Senin, karena risk appetite membaik dan investor membatalkan beberapa taruhan safe haven pada mata uang setelah Amerika Serikat dan Meksiko mencapai kesepakatan perdagangan. (arl)

Sumber : Reuters

Rifan Medan