Indeks Hong Kong Berakhir Lebih Rendah

Rifan Financindo

Rifan Financindo

Rifan Financindo –  Saham di Hong Kong dan Shanghai jatuh pada Kamis (28/10), sejalan dengan pelemahan di seluruh Asia, di tengah meningkatnya kekhawatiran inflasi serta kekhawatiran lonjakan infeksi Covid di China yang telah memaksa pihak berwenang untuk memberlakukan langkah-langkah lockdown baru.

Indeks Hang Seng turun 0,28%, atau 73,01 poin, menjadi 25.555,73.

Indeks Shanghai Composite kehilangan 1,23%, atau 43,89 poin, menjadi 3.518,42, sedangkan Shenzhen Composite di bursa kedua China turun 1,47%, atau 35,27 poin, menjadi 2.362,24.(yds)

Sumber : AFP

Baca Juga : Euro Melesu Jelang Pertemuan ECB

Rifan Financindo – Euro merosot di bawah $1,16 menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa pada Kamis (28/10) karena investor menunggu untuk mendengar pandangan para pembuat kebijakan mengenai prospek inflasi serta mengaharapkan adanya dorongan terhadap kenaikan proyeksi suku bunga.

Analis memperkirakan ECB akan mendorong kembali ekspektasi untuk kenaikan suku bunga tahun depan, meskipun mungkin mengakui bahwa inflasi akan lebih tinggi dari yang diproyeksikan. Ekspektasi inflasi zona eropa juga melonjak, dengan satu indeks pasar menyentuh level tertinggi tujuh tahun bulan ini.

Euro turun sedikit pada $1,1599 pada 0705 GMT. Indeks dolar sedikit berubah di 93,863.

Yen Jepang sedikit lebih tinggi ke level 113,74 per dolar tetapi tetap mendekati posisi terendah empat tahun.

Dolar AS jatuh terhadap dolar Kanada di tengah berita dan terakhir berada di level $C1.2367, meninggalkan loonie mendekati level tertinggi empat bulan.

Dalam cryptocurrency, bitcoin naik 1% menjadi $59.007, stabil setelah turun dari rekor tertinggi $67.016 pada 20 Oktober.(yds)

Sumber: Reuters

Rifan Medan