1

Kekhawatiran Pertumbuhan Bebani Pemangkasan OPEC, Minyak Bertahan di Pekan yang Berat

Rifan Financindo – 91b5aad1322d000469c2016012d0c782Minyak berjuang untuk mempertahankan reli karena harga terus mendapatkan tekanan oleh kekhawatiran atas kesehatan ekonomi global dan kemajuan OPEC dalam mencegah kelebihan pasokan pasar.

Minyak berjangka di New York turun 0,6 persen pada hari Jumat, memangkas kenaikan mereka untuk minggu ini menjadi 1 persen. Kekhawatiran atas permintaan membuat investor waspada, dengan Bank Sentral Eropa memangkas perkiraan ekonominya, China mengurangi tujuannya untuk ekspansi dan OECD menurunkan prospek globalnya selama beberapa hari terakhir. Namun, produsen minyak mentah global menunjukkan disiplin yang tidak biasa dalam membatasi produksi yang berisiko memperburuk tekanan pada pasokan.

West Texas Intermediate untuk pengiriman April turun sebanyak 0,6 persen menjadi $ 56,30 per barel di New York Mercantile Exchange dan diperdagangkan di $ 56,33 per barel pada 11:37 pagi di Singapura. Harga naik 53 sen minggu ini, setelah merosot $ 1,46 pada pekan sebelumnya.

Brent untuk penyelesaian Mei turun 48 sen menjadi $ 65,82 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Harga telah naik sekitar 1,2 persen untuk minggu ini. Premi minyak mentah acuan global atas WTI untuk bulan yang sama menyempit menjadi $ 9,16 per barel.(mrv)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA : Nikkei Jatuh ke Terendahnya 3-Minggu Ditengah Kekhawatiran Pertumbuhan Ekonomi Uni Eropa

Rifan Financindo – Nikkei Jepang turun ke posisi terendahnya tiga minggu pada Jumat pagi di tengah kekhawatiran baru tentang pertumbuhan setelah Bank Sentral Eropa memutuskan untuk menunda kenaikan suku bunga pertama pasca-krisis, menarik turun saham Jepang secara keseluruhan.

Pada tengah hari, rata-rata saham Nikkei turun 1,5 persen menjadi 21.142,75. Menyentuh 21.102,79, level terendahnya sejak 14 Februari. Indeks ini, turun selama tiga hari terakhir, mengalami penurunan sebesar 2,2 persen minggu ini.

Topix yang lebih luas turun 1,3 persen menjadi 1.580,97. Jumlah penurunan melebihi jumlah kenaikan yaitu 1.974 ke 129.

Semua dari 33 subsektor Topix berada di zona merah, dengan cyclical stocks seperti perusahaan pengirim dan mesin memimpin kerugian.(mrv)

Sumber: Reuters

Rifan Medan

One Comment

Tinggalkan Balasan