1

Kekhawatiran penyebaran virus corona meningkat, Saham berjangka AS jatuh

Rifan financindo – Saham berjangka AS mengindikasikan penurunan tajam untuk indeks utama pada hari Senin, melanjutkan penurunan yang terlihat dari akhir pekan lalu, karena meningkatnya kekhawatiran penyebar10474630631921d5e7b223a1cc1eb71aan virus corona China, dengan jumlah kematian dan jumlah peningkatan yang terinfeksi secara dramatis dari pekan lalu.

Dow Jones Industrial Average berjangka turun 282 poin, atau 1%, ke 28.649, sedangkan untuk S&P 500 turun 33 poin, atau 1%, ke 3.260.25. Nasdaq-100 jatuh 116,25 poin, atau 1,3%, menjadi 9.030 – saham teknologi telah keluar di depan kenaikan sejauh ini pada tahun 2020.

Kekhawatiran mengenai penyebaran virus China mendorong saham ke level terendah dalam lebih dari sepekan pada Jumat. Saham Dow Jones Industrial Average ditutup turun 170,36 poin, atau 0,6%, pada 28.989,73, sedangkan S&P 500 kehilangan 0,9% menjadi selesai pada 3.295,47. Nasdaq menyentuh tertinggi baru intraday di awal perdagangan tetapi berakhir turun 0,9% pada 9.314,91.

Untuk pekan ini Dow kehilangan 1,2%, sedangkan S&P 500 mengembalikan 1% dan Nasdaq turun 0,8%.(yds)

Sumber: Marketwatch

BACA JUGA : Bintang NBA Kobe Bryant dan Putrinya Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Rifan Financindo – Para penggemar olahraga di seluruh dunia kehabisan kata-kata untuk menggambarkan perasaan mereka mengenai kematian pebasket legendaris AS Kobe Bryant (41 tahun).

Bryant dan puterinya Gianna, 13 tahun, termasuk sembilan korban tewas dalam kecelakaan helikopter di luar Los Angeles Minggu (26/1). Mereka dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju turnamen basket anak-anak muda.

Bryant diketahui kerap menggunakan helikopter dari rumahnya ke pertandingan-pertandingan di Los Angeles untuk menghindari kemacetan.

Departemen L.A. County Sheriff mengatakan penyelidikan sedang berlangsung, dibantu para pejabat federal. Tapi sejauh ini belum memberi informasi mengenai apa penyebab kecelakaan, termasuk apakah cuaca berkabut Minggu pagi (26/1) turut menjadi faktor penyebab kecelakaan.

Sheriff Alex Villanueva menolak untuk mengidentifikasi siapa pun dari korban, dengan mengatakan kantornya akan menunggu sampai petugas koroner melakukan pekerjaan mereka. Dia menyebutnya “sepenuhnya tidak pantas” bahwa situs web berita hiburan TMZ melaporkan kematian sebelum pihak berwenang dapat memberi tahu keluarga.

Sumber : VOA

Rifan Medan