1

Langgar Privasi Data, Perancis Denda Google 57 Juta Dolar

Rifan Financindo – Rifan FinancindoBadan pengawas data di Perancis (CNIL) hari Senin (21/1) menjatuhkan denda hampir 57 juta dolar kepada Google. Mesin pencari internet raksasa itu gagal memberikan informasi yang transparan kepada para penggunanya tentang kebijakan-kebijakan data konsumen dan bagaimana informasi pribadi mereka digunakan untuk menampilkan iklan-iklan yang menarget mereka.

CNIL menegaskan bahwa Google yang berkantor di Amerika telah menjadikan informasi penting dan pengaturan preferensi pribadi bagi pengguna internet itu terlalu rumit untuk dipahami.

œInformasi yang disediakan bagi pengguna untuk memahami landasan hukum iklan yang ditargetkan berdasarkan persetujuan pengguna internet tidak cukup jelas, dan hal itu bukan merupakan kepentingan bisnis Google yang sah, tegas CNIL.

Ini merupakan keputusan pertama yang menggunakan Regulasi Perlindungan Data Umum Uni Eropa, serangkaian aturan yang menetapkan standar global untuk memaksa perusahaan-perusahaan teknologi mengkaji praktik mereka atau menghadapi denda yang sangat besar. Aturan yang diterapkan sejak satu tahun lalu itu dikenal sangat tegas.

Google mengatakan akan mempelajari putusan denda itu untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya.

œOrang-orang mengharapkan standar transparansi dan kontrol yang tinggi dari kami, ujar Google. œKami sangat berkomitmen untuk memenuhi harapan-harapan itu dan persetujuan terhadap syarat-syarat aturan baru tersebut.”

Sumber : VOA

BACA JUGA : Sterling volatile sebelum “Plan B” Brexit May

Rifan Financindo – Sterling naik tipis dari posisi terendah awal tetapi tetap stabil pada hari Senin seiring pedagang menunggu pernyataan dari Perdana Menteri Theresa May di parlemen tentang rencananya untuk memecahkan kebuntuan atas Brexit.

Meskipun mata uang Inggris telah stabil di atas level $ 1,28 sejak pekan lalu karena pasar meningkatkan ekspektasi bahwa Inggris tidak akan meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan, pengamat pasar memperingatkan lebih banyak volatilitas di depan.

Dengan sekitar dua bulan lagi sampai Inggris akan pergi pada 29 Maret, investor memperlihatkan kehati-hatian di sekitar level saat ini karena tidak ada tanda-tanda tentang bagaimana Inggris akan meninggalkan blok perdagangan terbesar di dunia itu, dengan pound diperdagangan kira-kira di tengah-tengah range perdagangan dua tahun.

Sterling naik sekitar 0,3 persen dari posisi terendah sesi untuk diperdagangkan hampir datar di level $ 1,2868. Terhadap euro, pound turun 0,1 persen ke level 88,33 pence.

May akan membuat pernyataan di parlemen sekitar pukul 15:30 GMT dan mengajukan mosi di parlemen tentang langkah-langkah berikutnya yang diusulkannya untuk Brexit, meskipun beberapa anggota parlemen berencana mengambil kendali Brexit dari pemerintah. (sdm)

Sumber: Reuters

 

Rifan Medan