Melambatnya Perdagangan Dunia Pukul Industri Jerman

Rifan FinancindoRifan Financindo – Perusahaan-perusahaan industri Jerman berkembang karena permintaan akan mobil dan peralatan mesin di negara-negara lain, tetapi melambannya perdagangan dunia, menyebabkan industri Jerman terpukul.

Otoritas statistik federal Jerman, Destatis hari Kamis (4/4) melaporkan pesanan industri untuk Februari mengalami penurunan 4,2 persen dari bulan-ke-bulan selama Februari.

“Angka-angka pesanan baru saat ini benar-benar menyedihkan,” kata ekonom Carsten Brzeski, dan dia mencatat, angka itu yang merupakan petunjuk kinerja masa depan, semakin mengecewakan karena meluluhkan harapan akan terjadinya pemulihan.

“Jika dibandingkan dengan puncaknya pada akhir 2017, pesanan menurun hingga mendekati 10 persen,” kata analis Dirk Schumacher dari bank Natixis.

Tahun lalu ekonomi terbesar di Eropa itu melamban, dan secara teknis menyebabkan Jerman berada di jurang sebuah resesi, akibat terjadinya penyusutan ekonomi selama dua kuartal berturut-turut.

Sumber : VOA

BACA JUGA : Dolar Mencapai 3 Minggu Tertinggi vs Yen pada Optimisme Perdagangan; Laporan Pekerjaan AS Dalam Fokus

Rifan Financindo – Dolar menguat ke level tiga minggu tertingginya versus yen pada hari Jumat, terangkat oleh harapan bahwa perang perdagangan yang berlarut-larut antara Amerika Serikat dan China akan segera diselesaikan.

Greenback telah naik sekitar 0,85 persen terhadap mata uang safe haven Jepang rekannya pada minggu ini, terima kasih juga untuk faktor-faktor seperti data ekonomi AS yang kuat dan peningkatan luas dalam selera risiko.

Perang perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia telah menjadi gangguan utama bagi pasar keuangan selama setahun terakhir, dengan aset berisiko khususnya tertekan di tengah kekhawatiran tentang perluasan bisnis dan dampak pertumbuhan dari konflik.

Presiden A.S. Donald Trump pada hari Kamis mengatakan kedua negara semakin dekat dengan kesepakatan perdagangan yang dapat diumumkan dalam waktu empat minggu.

Di sisi ekonomi, investor akan memiliki kesempatan untuk mengukur kesehatan ekonomi terbesar di dunia ketika laporan pekerjaan AS Maret akan dirilis pada pukul 12:30 GMT.

Dolar memperpanjang kenaikan semalam dan naik menjadi 111,80 yen, tertinggi sejak 15 Maret.

Euro stabil di level $ 1,1223, ditutup dengan kuat setelah data yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan pesanan industri Jerman turun pada bulan Februari.

Pound hampir datar di level $ 1,3074 setelah merosot 0,7 persen semalam. (knc)

Rifan Medan