1

Minyak Pertahankan Penurunan terkait Stok Minyak AS

Rifan Financindo – Rifan FinancindoMinyak mempertahankan penurunannya setelah jatuh dengan jumlah tertajam dalam hampir tiga minggu seiring kenaikan yang lebih besar dari perkiraan stok minyak mentah dan bensin AS disertai dengan rekor output bulanan menambahkan kekhawatiran investor atas kelebihan stok global.

Kontrak di New York sedikit berubah, setelah jatuh 3,6 persen dalam dua sesi sebelumnya. Stok minyak AS naik sebesar 3,02 juta barel ke tingkat tertinggi sejak Desember, menurut data pemerintah, melebihi perkiraan analis. Cadangan bensin meningkat empat kali lipat dari tingkat yang diprediksi, sementara lonjakan serpih membuat produksi AS menyentuh rekor tertinggi di bulan November.

West Texas Intermediate untuk pengiriman April turun 8 sen atau 0,1 persen, diperdagangkan di level $ 61,56 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 8:30 pagi waktu Singapura. Total volume yang diperdagangkan sekitar 108 persen di atas rata-rata 100 hari.

Brent untuk penyelesaian Mei kehilangan $ 1,79, atau 2,7 persen, untuk mengakhiri sesi di level $ 64,73 di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London pada hari Rabu. Brent futures bulan selanjutnya mengakhiri sesi dengan premi $ 4,14 untuk WTI Mei. (Sdm)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA : Harga emas jatuh menyusul penguatan dolar AS

Rifan Financindo – Harga emas turun pada hari Kamis, melemah seiring dolar tetap kuat menyusul komentar dari pimpinan Federal Reserve Jerome Powell yang mengemukakan kekhawatiran kenaikan suku bunga AS yang lebih cepat dari perkiraan.

Spot emas diperdagangkan 0,2 persen lebih rendah di level $ 1,315.36 per ounce pada pukul 01:06 waktu GMT. Harga telah turun sekitar 1 persen sejauh minggu ini.

Emas berjangka AS melemah 0,1 persen ke level $ 1,316,7 per ounce.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, bertambah 0,1 persen ke level 90,716. Sebelumnya indeks itu sempat menyentuh level tertinggi sejak 19 Januari di 90.744.

Mata uang AS, yang pada bulan Februari mencatatkan kinerja bulanan terbaik sejak November 2016, telah tertopang oleh sikap hawkish Powell terhadap ekonomi AS yang memicu ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga empat kali tahun ini dan bukan tiga kali seperti yang diperkirakan sebelumnya.

Pada hari Kamis, Powell akan menyampaikan lebih banyak pernyataan di depan Komite Perbankan Senat. (Sdm)

Sumber: Reuters

Rifan Medan