Minyak Brent Melewati $ 65 di Tengah Krisis Pasokan Minyak

Rifan Financindo

Rifan Financind0 –  Minyak Brent melonjak melewati $ 65 per barel saat udara dingin yang menghabiskan hampir 40% produksi minyak mentah AS berubah menjadi guncangan pasokan global.

Minyak berjangka di London melonjak sebanyak 1,8% pada pembukaan pasca ditutup pada level tertinggi dalam hampir 13 bulan. Patokan minyak mentah global terakhir diperdagangkan di atas $ 65 pada 21 Januari 2020 sebelum Covid-19 mendatangkan malapetaka di pasar energi.

Minyak Brent untuk pengiriman April naik 1,3% menjadi $ 65,18 per barel di ICE Futures Europe exchange pada pukul 10:06 pagi waktu Singapura.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret naik 1,1% menjadi $ 61,82 di New York Mercantile Exchange setelah naik 1,8% pada Rabu.

Minyak mentah berjangka melonjak 7,4% menjadi 398,6 yuan per barel di Shanghai International Energy Exchange karena pasar dibuka kembali setelah liburan Tahun Baru Imlek. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

Baca Juga : Saham Shanghai Melonjak pada Pembukaan Pasca Liburan.

Rifan Financindo –  Saham China daratan reli pada Kamis (18/2) karena para pedagang kembali dari liburan selama seminggu untuk mengejar ketinggalan dengan lonjakan global yang dipicu oleh harapan untuk pemulihan ekonomi, sementara Saham Hong Kong melanjutkan kenaikan ke hari kedelapan.

Indeks Shanghai Composite naik 1,81 persen atau 66,00 poin menjadi 3.721,09, sedangkan Indeks Komposit Shenzhen di bursa kedua China naik 1,89 persen atau 46,46 poin menjadi 2.507,00.

Indeks Hang Seng naik 0,32 persen atau 98,42 poin menjadi 31.183,36. (Tgh)

Sumber: AFP

Rifan Medan