1

Minyak Hentikan Gain di Dekat $ 51 Terkait Stok AS Yang Terlihat Naik

Rifan Financindo – Rifan FinancindoMinyak menghentikan kenaikan tiga hari di dekat $ 51 per barel karena investor menunggu untuk melihat apakah persediaan minyak mentah AS mengalami peningkatan yang ditandai dalam data industri akan dikonfirmasi oleh data pemerintah.

Minyak berjangka kehilangan 0,4 persen di New York setelah naik 4,1 persen dalam tiga sesi sebelumnya. Persediaan meningkat 3,1 juta barel, American Petroleum Institute melaporkan pada hari Rabu. Data pemerintah Kamis diperkirakan akan menunjukkan penurunan stok untuk minggu ketiga. OPEC mendorong perkiraan permintaan untuk tahun ini dan selanjutnya di tengah penguatan ekonomi global, kata kelompok tersebut dalam laporan pasar bulanannya.

West Texas Intermediate untuk pengiriman November berada di $ 51,10 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 20 sen, pukul 7:50 pagi di Hong Kong. Total volume yang diperdagangkan sekitar 83 persen di bawah rata-rata 100 harinya. Harga naik 38 sen menjadi $ 51,30 pada hari Rabu.

Brent untuk penyelesaian Desember menambahkan 33 sen atau 0,6 persen menjadi $ 56,94 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange pada hari Rabu. Minyak acuan global mengakhiri sesi dengan premi sebesar $ 5,34 untuk WTI Desember.(mrv)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA : Dolar AS melemah terhadap saingannya pasca rilis laporan Fed

Rifan Financindo – Dolar AS bergerak lebih rendah terhadap saingan utama mereka pada hari Rabu setelah rilis laporan pertemuan Federal Reserve terbaru menunjukkan kenaikan konsensus untuk kenaikan suku bunga satu lagi tahun ini namun merebak kekhawatiran tentang inflasi yang lamban.

Indeks dolar ICE AS berada 0,4% lebih rendah di level 92,939, menempatkan indeks ini pada rentetan penurunan selama empat sesi berturut-turut. Indeks WSJ Dollar yang mengukur buck terhadap mata uang yang lebih luas, turun 0.2% menjadi 86.40

Euro naik ke level $ 1,1869 dari level $ 1,1808 pada hari Selasa, mempertahankan kenaikan sesi hari Selasa setelah kekhawatiran akan deklarasi pemisahan Spanyol Catalonia mereda. Ini merupakan tingkat tertinggi euro sejak 22 September.

Pound naik ke level $ 1,3232 dari $ 1,3204 pada hari Selasa seiring para pedagang terus menilai ketiadaan progres dalam pembicaraan Brexit menjelang pertemuan puncak utama para pemimpin Eropa minggu depan.

Di Jepang, yen menguat, dengan dollar di beli di level ¥ 112,38, dibandingkan dengan ¥ 112,45 pada hari Selasa. Terhadap franc Swiss dolar berada di level 0,9725 franc, turun dari level 0,9753 franc pada Selasa malam di New York. (sdm)

Sumber: Marketwatch

Rifan Medan

One Comment

Tinggalkan Balasan