1

Minyak Hentikan Reli 5-Harinya Sementara Investor Mengkaji Dampak Virus Corona

Rifan Financindo – Rifan FinancindoMinyak menghentikan kenaikan harian terpanjang tahun ini karena investor mempertimbangkan tekanan permintaan dari Virus Corona dan langkah-langkah stimulus yang diluncurkan untuk meredam dampak ekonomi.

Pasar terlalu percaya diri dalam mengharapkan pemulihan v-shaped dan harga minyak kemungkinan akan tetap lemah selama paruh pertama tahun ini, menurut Citigroup Inc. China telah berjanji untuk melakukan langkah-langkah stimulus fiskal, sementara Singapura berencana untuk memberikan anggaran yang kuat untuk melawan perlambatan pada pariwisata dan perdagangan.

Brent untuk penyelesaian April kehilangan 48 sen, atau 0,8%, menjadi $ 57,19 di ICE Futures Europe exchange pada pukul 10:11 pagi di Singapura setelah ditutup 0,6% lebih tinggi pada hari Senin. Minyak acuan global diperdagangkan pada  premi sebesar $ 5,11 terhadap West Texas Intermediate.

Minyak berjangka WTI diperdagangkan 24 sen lebih rendah dari penutupan Jumat di $ 51,81 per barel. Tidak ada penyelesaian Senin karena liburan Hari Presiden di AS.(mrv)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA : Emas Menguat Terkait Sentimen Risiko Di Tengah Kekhawatiran Pertumbuhan

Rifan Financindo – Emas menguat terkait sentimen risk-off yang kembali menekan ke pasar di tengah kekhawatiran atas dampak virus corona pada pertumbuhan global.

Spot emas menguat 0,3% menjadi $ 1,585.83 per ons pada jam 9:38 pagi di Singapura; turun0,2% pada hari Senin. Indeks Bloomberg Dollar Spot stabil dekat tertingginya sejak akhir November.

Indeks berjangka AS dan saham Asia turun setelah Apple Inc. mengatakan penjualan triwulanan akan meleset dari perkiraan, menggarisbawahi bagaimana virus mematikan dapat merusak pendapatan perusahaan dan ekonomi. Sementara itu, BlackRock Inc. mengatakan bahwa pasar negara berkembang dapat pulih karena penyakit ini hanya akan menunda, tetapi tidak menggagalkan, kenaikan dalam pertumbuhan global. China telah menjanjikan stimulus fiskal ekstra untuk melawan tekanan ekonomi.(mrv)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan