Minyak Naik, tetapi Kekhawatiran Kelebihan Pasokan Batasi Kenaikan

Rifan Financindo

Rifan Financindo – Harga minyak sedikit lebih tinggi pada hari Rabu (24/3) seiiiring investor mencari penawaran pasca penurunan hari sebelumnya, tetapi kenaikan dibatasi karena pandemi lockdown di Eropa dan peningkatan stok minyak mentah AS menahan selera risiko dan meningkatkan kekhawatiran kelebihan pasokan.

Minyak mentah berjangka Brent naik 27 sen, atau 0,4% menjadi $ 61,06 per barel pada 0108 GMT, setelah jatuh 5,9% dan mencapai level terendah $ 60,50 pada hari sebelumnya.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik 19 sen, atau 0,3% menjadi $ 57,95 per barel, setelah kehilangan 6,2% dan menyentuh level terendah $ 57,32 pada hari Selasa.

Kedua benchmark menyentuh level terendah sejak awal Februari pada hari Selasa (23/3) dan kini telah jatuh lebih dari 14% dari level tertinggi baru-baru ini awal bulan ini.

Selisih bulan depan untuk Brent dan WTI merosot ke contango, di mana kontrak bulan depan lebih rendah daripada bulan-bulan berikutnya, sebuah tanda bahwa permintaan untuk minyak mentah segera menurun. (Tgh)

Sumber: Reuters

Baca Juga : Saham Hong Kong Turun Saat Pembukaan Perdagangan

Rifan Financindo – Saham Hong Kong dibuka sedikit lebih rendah pada Rabu (24/3) pasca kerugian di Wall Street seiring sentimen yang sudah rapuh tersentak oleh kekhawatiran yang berkembang tentang lonjakan virus korona di Eropa yang telah memaksa penguncian baru.

Indeks Hang Seng tergelincir 0,21 persen atau 59,89 poin menjadi 28.437,49.

Indeks Shanghai Composite turun 0,51 persen atau 17,38 poin menjadi 3.394,13, sedangkan Indeks Komposit Shenzhen di bursa kedua China turun 0,64 persen atau 14,05 poin menjadi 2.183,66. (Tgh)

Sumber: AFP

Rifan Medan