1

Minyak Pertahankan Penurunan Terkait Permasalahan Iran

Rifan Financindo – Rifan FinancindoMinyak mempertahankan kerugian mendekati $ 68 per barel setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron mengusulkan negosiasi kesepakatan baru dengan Iran untuk menahan program nuklirnya dalam upaya untuk menjaga agar AS tetap di atas.

Minyak berjangka di New York sedikit berubah pada hari Rabu setelah turun 1,4 persen pada hari Selasa. Macron mengatakan selama perjalanan ke Washington dia menginginkan perjanjian baru Iran yang akan mengekang perkembangan rudal balistik negara Timur Tengah tersebut dan menghentikan program nuklirnya. Presiden AS Donald Trump sebelumnya memperingatkan Iran untuk tidak memulai kembali program nuklirnya bahkan jika Amerika menarik diri dari kesepakatan 2015. Sementara itu, persediaan minyak mentah AS naik 1,1 juta barel pekan lalu, American Petroleum Institute melaporkan.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni diperdagangkan pada $ 67,83 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 13 sen, pada 9:14 pagi di Tokyo. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 79 persen di bawah rata-rata 100-harinya.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni berada di $ 73,99 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange, naik 13 sen. Harga pada hari Selasa turun 85 sen menjadi $ 73,86 per barel. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 6,17 untuk WTI Juni.(mrv)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA : Saham Asia Mengikuti Penurunan AS; Obligasi Pangkas Penurunan

Rifan Financindo – Saham Asia bergerak lebih rendah mengikuti rekan-rekan mereka di AS dengan saham industri memimpin penurunan. Imbal hasil Treasury 10-tahun memangkas keuntungan setelah menembus level 3 persen untuk pertama kalinya dalam empat tahun.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2 persen pada pukul 09:43 pagi waktu Tokyo. Indeks Topix turun 0,5 persen. Saham di Jepang dan Korea dibuka lebih rendah. S & P 500 ditutup turun 1,3 persen terbebani oleh saham termasuk industri Caterpillar Inc. dan Indeks Nasdaq 100 turun 2,1 persen. Dolar stabil setelah keluar dari level tertingginya sejak Januari, sementara minyak mentah naik kembali ke $ 68 per barel. Pasar ekuitas dan obligasi Australia ditutup untuk liburan.(mrv)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan