1

Minyak Turun Saat Kekhawatiran Pasokan Meningkat; Produsen Berselesih Tentang Pemangkasan

Rifan Financindo – Harga minyak turun pada hari Kamis, membalikkan kenaikan di sesi sebelumnya, Rifan Financindodi tengah kekhawatiran bahwa pasokan akan naik jika produsen utama tidak dapat menyetujui untuk memperpanjang kedalaman pengurangan produksi yang telah mendukung kenaikan baru-baru ini.

Minyak mentah berjangka Brent turun 1%, atau 41 sen, menjadi $ 39,38 per barel pada 0157 GMT.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 1,6%, atau 61 sen, menjadi $ 36,68 per barel.

Arab Saudi dan Rusia, dua produsen minyak terbesar di dunia, telah setuju untuk mendukung perpanjangan pemangkasan hingga Juli sebanyak 9,7 juta barel per hari (bpd) dalam pemangkasan pasokan yang dilaksanakan pada bulan April oleh kelompok OPEC +, yang terdiri dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan produsen besar lainnya.

Namun, mereka gagal menyetujui mengadakan pertemuan OPEC + pada hari Kamis untuk membahas pemangkasan, dengan sumber-sumber OPEC mengatakan itu akan tergantung pada negara-negara yang belum memenuhi target mereka memperdalam pemangkasan produksi mereka.(mrv)

Sumber: Reuters

BACA JUGA : Brazil Catat Rekor Baru Kematian Dalam Satu Hari Karena Virus Corona

Rifan Financindo –  Brazil mengumumkan telah mencatat rekor kematian dalam satu hari akibat virus corona, Selasa (2/6). Kementerian kesehatan menyatakan telah mengukuhkan tambahan 1.262 kematian akibat COVID-19, membuat total kematian menjadi 31.199, dengan jumlah kasus terkonfirmasi sekarang mencapai 555.383, jumlah terbanyak ke-dua setelah AS, yang mencatat lebih dari 1,8 juta kasus.

Terlepas dari meningkatnya penyebaran virus dan bertambahnya jumlah kematian, Presiden Brazil Jair Bolsonaro terus meremehkan parahnya wabah itu dengan menganggapnya tak lebih dari œflu kecil. Ia mengatakan kepada para pendukung di luar istana presiden di Brasilia bahwa ia menyesalkan setiap kematian, œtetapi itulah takdir setiap orang.

Menurut Johns Hopkins University, jumlah kasus COVID-19 terkonfirmasi kini mencapai 6.395.327 di seluruh dunia, dengan 380.580 deaths. Lebih dari 106 ribu kematian dikukuhkan di AS.

Sumber : VOA

 

Rifan Medan