Minyak Turun Di Dekat $70 Meskipun Ada Tanda-tanda Penguatan Permintaan

Rifan FinancindoRifan Financindo – Harga minyak turun pada perdagangan hari Jumat (11/6) meskipun ada tanda-tanda bullish pada prospek permintaan, dengan harga berjuang untuk mempertahankan momentum kenaikan di atas $70 per barel.

Kontrak berjangka di New York telah melambung di sekitar tanda level tertinggi yang untuk pertama kalinya sejak Oktober 2018 pada awal pekan ini. Sementara harga turun 0,4% pada hari Jumat, gambaran permintaan tetap positif. Lalu lintas jalan raya di AS dan sebagian besar Eropa sudah kembali ke tingkat sebelum virus, dan OPEC memperkirakan bahwa pemulihan global akan mengumpulkan kekuatan di paruh kedua tahun ini.

Pasar juga menguat dalam struktur bullish dan Goldman Sachs Group Inc. melihat permintaan bahan bakar jet meningkat seiring dengan naiknya tingkat vaksinasi. Badan Energi Internasional akan memberikan gambaran terbaru tentang pasar Jumat nanti.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli turun 0,4% menjadi $70,03 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 6:17 pagi waktu London setelah naik 0,5% pada Kamis ke level tertinggi sejak Oktober 2018. Kontrak naik 0,6% minggu ini.

Minyak Brent untuk pengiriman Agustus turun 0,4% menjadi $72,24 di ICE Futures Europe exchange setelah naik 0,4% pada hari Kamis. (Arl)

Sumber : Bloomberg

Baca Juga : Jerman Perkenalkan Sertifikat Vaksinasi “CovPass” Digital

Rifan Financindo – Para pejabat urusan kesehatan di Jerman pada hari Kamis (10/6) memperkenalkan sertifikat vaksinasi COVID-19 digital versi negara itu, sebuah aplikasi ponsel pintar yang akan memungkinkan warga Jerman yang telah divaksinasi penuh membuktikan status mereka secara sederhana.

Berbicara kepada para wartawan di Berlin, Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn mengatakan warga Jerman yang telah divaksinasi lengkap dapat menggunakan aplikasi yang dikenal sebagai CovPass itu di ponsel pintar mereka untuk memberi mereka akses ke restoran, museum, atau tempat-tempat lain yang memerlukan bukti vaksinasi.

Menteri Kesehatan itu mengatakan orang yang divaksinasi akan menerima sertifikat melalui surat atau email untuk diunggah ke aplikasi tersebut. Bukti vaksinasi itu diberikan secara surut. Dia mengatakan akan membutuhkan waktu untuk mengeluarkan semuanya, tetapi dia mengatakan sertifikat dan aplikasi tersebut harus tersedia untuk semua orang di Jerman yang telah divaksinasi penuh pada akhir Juni.

Spahn mengatakan kertas kuning sertifikat vaksinasi yang dikeluarkan WHO juga akan tetap dihormati. Namun dia mengatakan idenya adalah menggunakan aplikasi yang kompatibel dengan aplikasi serupa dengan yang diperkenalkan di negara-negara lain di Eropa. “Tujuannya agar sertifikat vaksinasi digital ini bisa dibaca di Helsinki, Amsterdam atau di Mallorca dan dengan itu, kami sebagai Uni Eropa sedang menetapkan standar, yang sejauh ini lintas negara belum ada di dunia.”

Parlemen Eropa pada hari Rabu menyetujui langkah yang menetapkan sertifikat COVID-19 digital yang memungkinkan perjalanan ke seluruh blok itu bagi mereka yang telah sepenuhnya divaksinasi.

RKI melaporkan bahwa pada hari Rabu, hampir 1,3 juta orang menerima inokulasi terhadap virus corona menjadikannya jumlah suntikan tertinggi kedua yang diberikan dalam satu hari sejak negara itu memulai kampanyenya.

Sumber : VOA

Rifan Medan