1

Pesanan untuk Peralatan Bisnis AS Secara Tak Terduga Jatuh pada Bulan Januari

Rifan Financindo – Rifan FinancindoPesanan untuk peralatan bisnis di pabrik-pabrik di AS secara tak terduga turun untuk bulan kedua, sebuah pertanda bahwa permintaan melemah dari yang sebelumnya kuat di kuartal terakhir, sebuah laporan Departemen Perdagangan menunjukkan pada hari Selasa.

Sorotan untuk barang tahan lama (Januari)

Pesanan barang modal non-militer tidak termasuk pesawat turun 0,2% (estimasi naik 0,5%) setelah turun 0,6% bulan sebelumnya

Pengiriman barang-barang tersebut, yang digunakan untuk menghitung produk domestik bruto (GDP), naik 0,1% (estimasi naik 0,3%) setelah revisi naik 0,7%.

Pemesanan untuk semua barang tahan lama, item yang dimaksudkan untuk bertahan setidaknya tiga tahun, turun 3,7% (estimasi turun 2%) mengikuti kenaikan 2,6% yang direvisi turun.

Tidak termasuk permintaan peralatan transportasi, yang volatile, pesanan turun 0,3% (estimasi naik 0,4%) setelah naik 0,7%

Angka tersebut merupakan penurunan back-to-back pertama dalam pesanan peralatan bisnis sejak April-Mei 2016. Data terakhir mencakup penurunan 0,4 persen pesanan untuk mesin, dan penurunan 0,8 persen untuk peralatan listrik, peralatan dan komponen.

Total permintaan barang tahan lama bulan lalu terseret oleh pemesanan untuk pesawat komersial, yang turun 28,4 persen pada Januari setelah naik 16,1 persen sebulan sebelumnya. Boeing Co telah melaporkan bahwa mereka menerima 28 pesanan pesawat pada bulan Januari, turun dari 265 untuk bulan Desember. Pemesanan untuk pesawat pertahanan turun 45,6 persen menyusul kenaikan yang serupa pada bulan Desember.

Bahkan dengan penurunan tersebut, investasi modal kemungkinan akan didukung pada tahun 2018 oleh undang-undang pajak yang didukung oleh Partai Republik yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump pada bulan Desember. Undang-undang tersebut pada umumnya mengurangi pajak untuk bisnis dan individu, dengan pemerintahan Trump dan anggota parlemen berharap dampaknya dapat ditunjukkan pada belanja korporat dan konsumen.

Investasi peralatan bisnis di AS meningkat pada tingkat tahunan sebesar 11,4 persen pada kuartal keempat, tercepat dalam tiga tahun. Angka hari Selasa sebagian mungkin mencerminkan cuaca yang curuk di beberapa negara bagian di AS.(mrv)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA : Saham Asia melemah seiring Fed lihat kenaikan suku bunga yang lebih cepat

Rifan Financindo – Saham Asia tergelincir pada hari Rabu dan obligasi terjual saat risk appetite memburuk setelah komentar dari pimpinan Federal Reserve baru menghidupkan kembali kekhawatiran kenaikan suku bunga lebih cepat di Amerika Serikat.

Indeks saham Asia Pasifik terbesar MSCI di luar Jepang tergelincir 0,2 persen, berada di jalur yang sama untuk penurunan dua sesi beruntun.

Indeks ini turun lebih dari 4 persen pada bulan Februari setelah pasar ekuitas global bergolak pada awal bulan oleh kekhawatiran meningkatnya inflasi AS.

Nikkei Jepang merosot 0,2 persen sementara indeks KOSPI Korea Selatan menguat lebih tinggi. Saham Australia tergelincir 0,4 persen.

Jerome Powell mencatatkan dalam testimoni setengah tahunannya pada hari Selasa bahwa ekonomi AS kuat, inflasi semakin tinggi dan latar belakang global lebih baik daripada di bulan Desember. (sdm)

Sumber: Reuters

Rifan Medan