1

Resiko terhadap Korea Utara mendukung yen, euro berjuang didekat level terendah vs dolar

Rifan Financindo – Rifan FinancindoYen menguat pada hari Selasa setelah ketegangan di semenanjung Korea memasan lagi di tengah meningkatnya perang kata-kata antara Korea Utara dan Amerika Serikat, sementara euro berjuang didekat level terendah empat minggu terhadap dolar.

 

Dolar melemah 0,15 persen ke level 111,550 yen setelah turun dari 112,530 pada hari sebelumnya.

Euro stabil di 132,340 yen setelah turun lebih dari 1 persen semalam.

Mata uang Jepang membuat kenaikan tajam setelah menteri luar negeri Korea Utara Ri Yong Ho mengatakan pada hari Senin bahwa Presiden Donald Trump telah mengumumkan perang terhadap negara tersebut dan Pyongyang memiliki hak untuk melakukan penanggulangan, termasuk menembak jatuh pesawat pembom AS meskipun mereka tidak berada di wilayah udara Korea Utara.

Jepang adalah negara kreditor dan pedagang cenderung menganggap investor Jepang akan memulangkan dana pada saat krisis, sehingga mendorong naik yen. Akan tetapi, banyak yang bertanya-tanya, apakah aset Jepang benar-benar akan tetap ada jika terjadi perang di Asia.

Swiss franc, juga dicari pada saat ketegangan geopolitik, berada di 0,9662 franc per dolar setelah menguat sekitar 0,3 persen semalam.

Euro 0,1 persen lebih tinggi di level $1,1857 namun mendekati level $1,1832, level terendah sejak 31 Agustus yang meningkat pada hari sebelumnya ketika merosot hampir 1 persen.

Indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama turun di 92,573 setelah naik 0,5 persen pada hari sebelumnya ke level tertinggi tiga minggu di 92,724. (frk)

 

Sumber: Reuters

BACA JUGA : Pasar Saham Eropa Dibuka Melemah Terkait Meningkatnya Ketegangan di Korea Utara

Rifan Financindo – Saham Eropa dibuka melemah pada Selasa pagi karena meningkatnya ketegangan antara Korea Utara dan Amerika Serikat.

Indeks European Stoxx 600 turun 0,04 persen ke 383,70 dengan sebagian besar sektor bergerak di wilayah negatif.

Investor akan mengambil isyarat dari saham Asia, di mana saham-saham melemah setelah Menteri Luar Negeri Korea Utara pada hari Senin mengatakan bahwa salah satu tweet dari Presiden Donald Trump pada akhir pekan adalah sebuah deklarasi perang. Dengan demikian, Pyongyang berhak untuk melakukan tindakan penanggulangan, yang dapat mencakup menembak jatuh pesawat pembom AS meskipun mereka tidak berada di ruang udara Korea Utara.

Di Eropa, Kanselir Jerman Angela Merkel telah memulai pembicaraan koalisi dengan tiga partai lainnya untuk membangun sebuah pemerintahan baru, setelah partai AfD yang beraliran kanan mengalahkan perkiraan dan menjadi anggota ketiga terbesar di parlemen. Di Brussel, perundingan Brexit tampaknya berlanjut pada pijakan yang sulit setelah Michel Barnier, juru runding utama Uni Eropa, mengatakan bahwa mereka tidak dapat membahas kesepakatan transisi, seperti yang diminta oleh Perdana Menteri Inggris Theresa May sebelum menyelesaikan masalah hak warga negara, perbatasan Irlandia serta exit bill. (frk)

 

Sumber: CNBC

Rifan Medan