Rusia Terapkan Kewajiban Mengenakan Masker

Rifan Financindo

Rifan Financindo –  Otoritas Rusia, Selasa (27/10) mengeluarkan perintah wajib mengenakan masker di seluruh wilayah negara itu di tengah-tengah wabah virus corona yang kembali merebak dengan pesat.

Otoritas kesehatan mencatat 16.550 kasus baru dan 320 kematian baru, Selasa (27/10), jumlah kematian harian tertinggi sejak awal pandemi.

Badan kesehatan masyarakat Rusia, Rospotrebnadzor, memerintahkan seluruh warga Rusia untuk mengenakan masker di tempat umum yang ramai, di dalam transportasi umum, taksi, tempat parkir dan elevator mulai hari Rabu (28/10).

Badan itu juga menyarankan otoritas regional untuk memberlakukan jam malam pada acara hiburan, kafe, restoran dan bar mulai pukul 11 malam hingga pukul 6 pagi.

Rusia memiliki lebih dari 1,5 juta kasus virus corona terkukuhkan, terbanyak keempat di dunia.

Gugus tugas pemerintah dalam penanganan virus corona telah melaporkan lebih dari 15.000 infeksi baru setiap hari sejak hari Minggu (25/10), jumlah yang lebih tinggi daripada di musim semi.

Rusia melaporkan lebih dari 26.000 kematian terkait virus corona.

Terlepas dari lonjakan tajam jumlah infeksi baru harian, otoritas Rusia berulang kali menolak gagasan untuk memberlakukan PSBB nasional yang ke-dua atau menutup bisnis. Kebanyakan restriksi terkait virus itu dicabut selama musim panas.

Sumber: VOA news

Baca Juga : Minyak Menurun Pasca Laporan Menunjukan Meningkatnya Persediaan AS

Rifan Financindo – Minyak turun kembali di bawah harga $39 per barel setelah laporan industri menunjukkan peningkatan stok minyak mentah AS yang lebih besar dari perkiraan, yang mengimbangi gangguan pasokan karena Badai Tropis Zeta.

American Petroleum Institute melaporkan persediaan minyak mentah meningkat 4,58 juta barel pekan lalu, sementara stok bensin naik beruntun untuk pekan kedua, menurut analis. Angka pemerintah akan dirilis Rabu. Minyak menguat pada hari Selasa setelah hampir setengah dari produksi Teluk AS ditutup menjelang Badai Tropis Zeta, yang diperkirakan akan menghantam Louisiana pada Rabu malam.

Minyak sedang menguji ujung bawah kisaran perdagangan baru-baru ini karena dolar menguat dan ketika kasus virus corona naik di seluruh Eropa dan AS, meningkatkan kekhawatiran pemulihan permintaan yang rapuh mungkin tergelincir. Pasar juga menghadapi peningkatan pasokan dari Libya, memberikan OPEC + beberapa keputusan sulit mengenai masa depan pengurangan produksi ketika kelompok produsen melkukan pertemuannya pada akhir bulan depan.

Persediaan bensin AS meningkat 2,25 juta barel pekan lalu, sementara pasokan minyak mentah di pusat penyimpanan utama Cushing naik 136.000 barel, menurut API. Estimasi rata-rata dalam survei Bloomberg memperkirakan stok minyak mentah AS meningkat 1,5 juta barel.(yds)

Sumber: Bloomberg

Rifan Medan