Saham AS Berakhir Lebih Tinggi Pasca Libur, Pidato Yellen

Rifan Financindo

Rifan Financindo –  Saham AS berakhir dengan kenaikan kuat pada Selasa (19/1) disaat Janet Yellen dalam sidang konfirmasi Senatnya menyerukan lebih banyak bantuan fiskal untuk ekonomi yang dilanda pandemi, membantu mendorong investor ke dalam mood membeli pada awal minggu perdagangan yang dipersingkat liburan.

Pasar ditutup pada hari Senin untuk memperingati hari libur Martin Luther King Jr. Yellen adalah calon Biden untuk menggantikan Menteri Keuangan Steven Mnuchin, dan telah menekankan perlunya lebih banyak pengeluaran pemerintah untuk menghindari resesi ekonomi yang berkepanjangan akibat pandemi COVID-19. “Tapi sekarang, dengan suku bunga terendah dalam sejarah, hal paling cerdas yang bisa kami lakukan adalah melakukan tindakan besar,” katanya dalam pidato  yang telah disiapkan.

Dow Jones Industrial Average menghentikan penurunan tiga sesinya menjadi ditutup naik 0,4% di sekitar 30.930, indeks S&P 500 naik 0,8% menjadi berakhir pada 3.799, menghentikan penurunan dua sesinya. Indeks Nasdaq Composite naik 1,5% menjadi berakhir di 13.197, hampir berakhir di penutupan tertinggi di sekitar 13.201. Pasar mengamati hasil dari Netflix yang keluar setelah penutupan pasar pada hari Selasa. Di awal sesi, pelaku pasar mengurai hasil kuartalan dari perusahaan seperti Goldman yang melaporkan laba bersih kuartal keempat lebih dari dua kali lipat dan mengalahkan ekspektasi dengan selisih yang lebar, dan pendapatan yang juga melampaui ekspektasi Wall Street.(mrv)

Sumber : Marketwatch

Baca Juga : Emas Berjangka Berakhir Lebih Tinggi Untuk Sesi Ini

Rifan Financindo – Emas berjangka ditutup lebih tinggi pada hari Selasa, dengan kenaikan ˜jelas™ terkait dengan pergerakan dolar AS, didorong oleh Janet Yellen, calon Presiden terpilih Joe Biden untuk memimpin Departemen Keuangan, yang menyerukan “program stimulus tambahan di masa mendatang, “kata Jeff Wright, wakil presiden eksekutif GoldMining Inc.

Dari pengalamannya dengan Federal Reserve, “dia berbicara tentang dolar AS yang kuat tetapi kemudian melakukan tindakan yang menghasilkan dolar AS yang jauh lebih lemah, jadi dalam jangka panjang hal ini sangat baik untuk emas untuk bergerak lebih tinggi.”

Emas untuk pengiriman bulan Februari naik $ 10,30, atau 0,6%, untuk menetap di $ 1,840.20 per ons. Itu memulihkan sebagian dari kerugian 1,2% yang dialaminya pada hari Jumat, sebelum hari libur Martin Luther King, Jr. hari Senin. (knc)

Sumber : Market Watch

Rifan Medan