1

Saham Asia Tergelincir, Dolar Menguat Seiring Pelemahan Sterling

Rifan Financindo – Rifan FinancindoSaham Asia bergerak lebih rendah pada hari Rabu setelah kinerja Wall Street yang lesu, sementara dolar mendapatkan dorongan dari data ritel AS yang kuat dan penurunan Brexit yang didorong oleh pound.

Harga minyak juga mengambil spill pada petunjuk ketegangan AS dengan Iran yang bisa mereda dan karena data menunjukkan stok menurun kurang dari yang diperkirakan pada minggu lalu.

Tindakan awal dibisukan dengan Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,18%.

Indeks Nikkei Jepang melemah 0,3% dan Indeks Korea Selatan 0,8%. E-Mini berjangka untuk S&P 500 bergerak mendatar. (knc)

Sumber : Reuters

BACA JUGA : Dolar Menguat Terkait Data AS Yang Optimis; Pound dan Euro Mengurangi Penurunan

Rifan Financindo – Dolar menguat pada hari Rabu setelah data AS yang optimis memicu ekspektasi pelonggaran kebijakan yang agresif oleh Federal Reserve pada akhir bulan ini, sementara pound dan euro yang berjuang juga memberikan dorongan tambahan untuk greenback.

Indeks dolar terhadap sekelompok enam mata uang utama secara efektif tidak berubah pada level 97.363 setelah naik 0,5% pada hari sebelumnya.

Dolar naik setelah data penjualan ritel AS yang lebih baik dari perkiraan Juni mengurangi kemungkinan pemotongan suku bunga oleh Fed sebesar 50 basis poin daripada 25 basis poin pada tinjauan kebijakan akhir bulan.

Pound turun ke posisi terendah 27-bulan di level $ 1,2396 semalam karena Boris Johnson dan Jeremy Hunt, dua kandidat untuk menjadi perdana menteri Inggris berikutnya, bersaing untuk mengalahkan satu sama lain karena mengambil sikap Brexit yang lebih keras.

Sterling terakhir diperdagangkan sedikit berubah pada level $ 1,2411.

Euro stabil di level $ 1,1212 setelah melemah lebih dari 0,4% pada hari sebelumnya. Kerugian terjadi setelah survei oleh lembaga ZEW menunjukkan bahwa suasana hati di kalangan investor Jerman memburuk lebih tajam dari yang diperkirakan pada Juli di tengah perang perdagangan yang belum terselesaikan antara China dan Amerika Serikat serta ketegangan politik dengan Iran.

Dolar hampir bergerak mendatar di level 108,215 yen setelah naik 0,3% terhadap yen semalam karena data penjualan ritel AS yang kuat.

Dolar Australia naik tipis 0,05% ke level $ 0,7016, setelah kehilangan 0,4% pada hari Selasa setelah komentar oleh Presiden AS Donald Trump. (knc)

Sumber : Reuters

Rifan Medan