1

Saham Asia Menuju Rekor Tertinggi Baru, Minyak Melonjak

Rifan Financindo – Saham Asia melanjutkan tren awal yang kuat untuk tahun ini, yang menuju level tertinggi sepanRifan Financindojang masanya, karena investor berbalik dengan optimisme nya terhadap data laba pasca akan berakhirnya shutdown pemerintahan AS. Minyak melanjutkan kenaikannya menuju $ 64 per barel.

Ekuitas di Jepang, Australia dan Korea Selatan naik menyusul kenaikan indeks S & P 500 ke rekornya seiring sebuah pertemuan di Amerika yang memutuskan untuk menghentikan penutupan pemerintahan setelah berjalan selama tiga hari. LG Electronics Inc. mencatat kinerja terburuk terkait langkah terakhir proteksi Donal Trump yang terbaru, yang menekan tarif impor mesin pencuci piring serta produk solar. Dolar diperdagangkan menedekati level terendah tahun ini, sementara Imbal hasil Treasury sengan tenor 10-tahun bertahan di level tertinggi 2014.

Indeks S & P / ASX 200 Australia naik 0,6% dan indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,7%. Indeks berjangka Hong Kong Hang Seng naik 0,6%.

Indeks MSCI All-Country World naik 0,6% ke rekor tertinggi pada hari Senin. Naik sebesar 5,8% pada 2018. Indeks MSCI Emerging Market naik 0,5%, ini merupakan kenaikan beruntun ketujuh.

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA ; AUD/USD – Penutupan Harian Tertinggi Sejak September

Rifan Financindo – Meskipun kenaikan yield treasury dan kondisi overbought yang tak henti-hentinya, dolar Aussie ditutup di atas 0,80 kemarin – penutupan tertinggi sejak 19 September.

Pada saat penulisan, AUD/USD diperdagangkan di level 0,8005 dan yield Treasury AS 10-tahun datar di 2,66 persen. Sementara yield 2 tahun diperdagangkan di level 2,07%.

Level Teknis AUD/USD

Resistensi segera dipatok di dekat level 0.8035. Pelanggaran akan terjadi pada level 0,8070 dan 0,8100. Di sisi lain, retracement kembali di bawah 0,80, mengarah ke penembusan berikutnya di bawah level 0,7980 (posisi terendah kemarin), dapat mempercepat penurunan menuju support 0,7940 kemudian 0,7900.

Sumber: FXstreet

Rifan Medan