1

Saham Asia terbebani kenaikan Wall Street jelang pidato Xi

Rifan Financindo – Rifan FinancindoSaham Asia melemah lebih rendah pada Selasa terkait Wall Street mundur dari level tertingginya setelah FBI menyerbu kantor pengacara lama Presiden AS Donald Trump, meredam risiko yang sudah di bawah tekanan dari melonjaknya perdagangan AS-Cina.

Indeks MSCI terluas dari saham Asia Pasifik di luar Jepang .MIAPJ0000PUS melemah 0,2 persen. KOSPI Korea Selatan .KS11 turun 0,8 persen, sementara Nikkei Jepang .N225 turun 0,4 persen.

Penurunan tajam di Wall Street pada akhir perdagangan Senin tampaknya meredam sentimen pasar, kata Hirofumi Suzuki, seorang ekonom untuk Sumitomo Mitsui Banking Corporation di Singapura.

Di Wall Street pada hari Senin, indeks saham S & P 500 .SPX pangkas kenaikan intraday sebanyak 1,9 persen berakhir 0,3 persen.

Pasar sangat menunggu pidato oleh Presiden China Xi Jinping di Boao Forum pada hari Selasa, yang dapat menimbulkan reaksi pertama Xi pada kebuntuan tarif dengan Amerika Serikat. (arl)

Sumber : Reuters

BACA JUGA : Saham AS Berakhir Menguat Karena Ketidakpastian Politik Membebani Menit Akhir Perdagangan

Rifan Financindo – Saham AS ditutup sedikit lebih tinggi pada Senin ini, meskipun indeks utama berakhir jauh dari sesi tertinggi mereka karena perdagangan terus didorong oleh berita utama terkait ketidakpastian politik.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,2%, atau 47 poin, ke level 23.980. Indeks S & P 500 menguat 9 poin, atau 0,3%, ke level 2.613. Indeks Nasdaq Composite lebih tinggi 35 poin, atau 0,5%, menjadi 6.950. Ketiganya rally dalam perdagangan tengah hari, dengan Nasdaq pada satu titik naik lebih dari 2%, tetapi kemudian merosot, dalam contoh terbaru dari volatilitas intraday baru-baru ini di pasar.

Tertekannya saham di menit akhir perdagangan karena laporan dari New York Times bahwa FBI telah menggerebek kantor Michael Cohen, pengacara pribadi Presiden Donald Trump. Ekuitas meningkat sepanjang sesi karena komentar dari Trump selama akhir pekan yang membantu meredakan kekhawatiran tentang meningkatnya perang perdagangan antara AS dan China, meskipun pada hari Senin dia mengatakan bahwa tarif mobil antara kedua negara adalah “PERDAGANGAN BODOH.” Dorongan terbesar ke pasar berasal dari sektor teknologi, yang naik 0,8%. Apple Inc., saham terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, melonjak sebesar 1,1%, sementara Alphabet Inc. induk dari Google, naik 1%. (knc)

Sumber : Market Watch

Rifan Medan