Saham Jepang Naik Saat Gubernur Bank Sentral Kurangi Kekhawatiran Atas Imbal Hasil

Rifan Financindo

Rifan Financindo – Saham Jepang naik pada hari Senin karena pernyataan gubernur bank sentral meredakan spekulasi bahwa imbal hasil obligasi pemerintah akan diizinkan naik, sementara optimisme atas rencana bantuan pandemi senilai $ 1,9 triliun juga mendukung sentimen.

Rata-rata saham Nikkei naik 0,66% menjadi 29.050,17 pada 0218 GMT, sedangkan Topix yang lebih luas naik 0,82% menjadi 1.911,68.

Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan pada hari Jumat dia melihat ketidak perluan untuk memperluas kisaran implisit yang ditetapkan untuk target suku bunga jangka panjang pada tinjauan kebijakan bulan ini, menekankan perlunya menjaga biaya pinjaman tetap rendah untuk mendukung ekonomi yang dilanda pandemi.

Pernyataan Kuroda berdampak kuat pada pasar saham, kata Norihiro Fujito, kepala strategi investasi, Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities.(mrv)

Sumber : Reuters

Baca Juga : Senat AS Sahkan RUU Bantuan COVID-19 Senilai $1,9 Triliun

Rifan Financindo –¬†Senat Amerika Serikat (AS) mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) bantuan virus corona senilai $1,9 triliun pada Sabtu (6/3). Pengesahan itu memberi Joe Biden kemenangan legislatif besar pertama sejak menjabat pada 20 Januari.

“Hari ini, saya bisa katakan bahwa kita telah mengambil satu langkah besar lagi untuk mewujudkan janji bahwa bantuan akan segera diberikan,” kata Biden di Gedung Putih, beberapa menit setelah RUU itu disetujui. “Tentu tidak mudah, tidak selalu indah, tapi sangat sangat dibutuhkan segera.”

Pengesahan paket bantuan itu melalui sebuah sesi panjang untuk membuat beberapa perubahan untuk menggalang dukungan dari para anggota Partai Demokrat.

RUU itu disetujui dengan suara 50-49 dalam Senat beranggotakan 100 orang, tanpa dukungan Republik sama sekali.

Paket bantuan itu kini diserahkan lagi ke DPR untuk rekonsiliasi sebelum Biden mengesahkan versi akhir menjadi undang-undang (UU).

Selain memberi stimulus kepada individu dan keluarga, RUU itu juga memberi pendanaan bagi vaksin dan tes COVID-19, bantuan untuk pemerintah negara bagian dan lokal, sektor bisnis yang terdampak pandemi, seperti restoran, maskapai penerbangan, dan usaha kecil menengah (UKM). RUU itu juga memberi keringanan pajak bagi mereka yang memiliki upah rendah serta keluarga yang memiliki anak-anak.

Sumber : VOA

Rifan Medan