Saham Jepang Naik Tipis Seiring Gain Pada Saham Teknologi; Terbebani Kekhawatiran Virus

Rifan Financindo – Rifan FinancindoSaham Jepang naik tipis pada hari Kamis, karena saham teknologi mengikuti kenaikan semalam di Nasdaq, meskipun kekhawatiran atas pembatasan virus corona terbaru di dalam negeri yang menghambat pemulihan ekonomi membatasi kenaikan.

Rata-rata saham Nikkei naik 0,66% menjadi 26,470.28 pada istirahat tengah hari, dengan 94 kenaikan pada indeks kontra 129 penurunan. Topix yang lebih luas menambahkan 0,45% menjadi 1.775,55.

Pasar dibuka dengan catatan lemah, tetapi dengan cepat berbalik arah karena saham-saham terkait teknologi menguat dan investor mengambil alih tawar-menawar, didukung oleh penutupan Nasdaq yang lebih tinggi sebesar 0,47% semalam.(mrv)

Sumber : Reuters

Baca Juga : China Tingkatkan Pengujian Virus pada Kemasan Makanan Impor

Rifan Financindo – China meningkatkan pemeriksaan virus pada kemasan makanan impor sementara iklim lebih sejuk membawa gelombang baru infeksi virus corona di beberapa negara di luar China, kata para pejabat negara itu, Rabu.

Kemasan œtidak bebas dari kemungkinan membawa virus, kata deputi direktur Pusat Penilaian Risiko Keselamatan Makanan Nasional Li Ning kepada para wartawan.

Meskipun tingkat teruji positif virus corona pada paket hanya 0,48 per 10.000, proporsi ini meningkat bersama dengan jumlah tes yang dilakukan, ujar Li.

Ia mengatakan virus ini dalam beberapa hal ditularkan ke manusia dari kemasan, meskipun Li maupun pejabat lainnya pada konferensi pers hari Rabu itu tidak menyebut-nyebut adanya kasus terkukuhkan semacam itu.

Pengetesan pada kemasan oleh China telah memicu kontroversi. Para eksportir makanan beku mempertanyakan alasan ilmiah di balik itu dan apakah ini dapat disamakan dengan penghalang perdagangan yang tidak adil. China telah membela praktik tersebut sebagai langkah tambahan untuk mencegah penyebaran virus.

Melalui kewajiban mengenakan masker, pengetesan massal, PSBB dan pelacakan kontak, China telah menyingkirkan sebagian besar kasus pada penularan lokal, menyebabkan negara itu memberi perhatian ekstra pada ancaman penularan dari luar negeri. Administrasi Kesehatan Nasional China hari Rabu melaporkan lima kasus baru, semua dari luar negeri, membuat total kasus di negara itu menjadi 86.469, termasuk 4.634 kematian.

Menghentikan penyebaran virus œseperti bertempur dalam perang, menuntut tindakan cepat dan tegas, kata kepala pakar penyakit menular Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China Wu Zunyou.

œKemenangan hanya akan datang setelah seluruh negara bersatu dalam upaya-upayanya. Dalam hal ini, strategi teknis, kepemimpinan yang kuat dan tindakan terpadu, semuanya memainkan peran penting, kata Wu.

Virus corona diketahui lebih stabil pada kondisi yang lebih dingin dan lebih kering. Mendesinfeksi kemasan pada suhu yang membekukan menciptakan œtantangan-tantangan khusus, kata Zhang Liubo, pejabat tertinggi bidang disinfeksi pada CDC China.

Meskipun pembasmian virus berhasil dan virus itu tidak lagi menular, sisa-sisanya masih terdapat pada kemasan, yang menyebabkan hasil tes virus menjadi positif, ujar Zhang.

Namun, œhingga sekarang ini, kami belum menemukan adanya infeksi yang disebabkan oleh konsumsi langsung produk-produk dari sistem penyimpanan dan transportasi dalam suhu dingin ini, lanjut Zhang.

Sumber : VOA

Rifan Medan