1

Sterling Melemah Terhadap Dolar seiring Pemangkasan Peringkat Outlook Inggris

Rifan Financindo – Rifan FinancindoSterling tergelincir terhadap dolar pada hari Senin, karena mata uang AS menegaskan kembali status safe haven dan prospek ekonomi Inggris semakin terpuruk oleh penurunan peringkat kredit.

Pekan lalu pound naik hampir 7% terhadap greenback karena langkah-langkah untuk menyuntikkan likuiditas ke pasar oleh Federal Reserve A.S dan RUU stimulus $ 2 triliun untuk mengimbangi dampak ekonomi dari pandemi coronavirus yang mendinginkan permintaan dolar.

Lembaga pemeringkat Fitch memangkas peringkat utang pemerintah Inggris pada hari Jumat, mengatakan tingkat utang akan melonjak karena meningkatkan pengeluaran untuk mengimbangi penutupan ekonomi.

Pada pukul 16:00 GMT, pound turun 0,4% pada $ 1,2386, turun dari level tertinggi sejak 13 Maret.(Arl)

Sumber : Reuters

BACA JUGA : Pakar Kesehatan: Virus Corona Bisa Bunuh 100 Ribu Orang di Amerika

Rifan Financindo – Pakar penyakit menular terkemuka di Amerika, Dr. Anthony Fauci, hari Minggu (29/3) memperkirakan sekitar 100.000 atau lebih warga Amerika dapat meninggal akibat pandemi virus corona, lima puluh kali lebih besar dari jumlah korban meninggal saat ini.

Fauci mengatakan pada stasiun televisi CNN, Amerika bisa menghadapi œjutaan kasus Covid-19, perebakan pandemi yang sangat cepat di negara ini, di mana para pejabat kini telah secara resmi menyatakan adanya 124.000 orang yang terjangkit dan 2.100 orang meninggal dunia, meskipun kedua angka itu terus meningkat dari hari ke hari.

Direktur Institut Penyakit Menular dan Alergi Amerika Dr. Anthony Fauci dan Direktur Pusat Keamanan Kesehatan di John Hopkins University Dr. Thomas Inglesby, keduanya menentang pernyataan Presiden Trump bahwa saran untuk tinggal di rumah dan menjaga jarak dengan orang lain untuk mencegah perebakan virus corona dapat dilonggarkan. Trump minggu lalu mengatakan bisnis di Amerika dapat œmulai bersiap menyambut Paskah, 12 April mendatang.

Fauci mengatakan ia hanya akan mendukung pelonggaran perlindungan anti-virus corona di daerah-daerah yang terkena dampak lebih ringan jika ada peningkatan alat pengujian untuk memantau daerah-daerah itu. Tetapi ditegaskannya, œuntuk saat ini masih dipertanyakan apakah alat pengujiannya akan cukup.

Rekomendasi otorita kesehatan Amerika sebelumnya untuk melakukan œsocial distancing guna memperlambat perebakan virus sedianya berakhir hari Senin (30/3), tetapi Inglesby mengatakan dalam program œFox News Sunday, œsaya kira kita belum membuat banyak kemajuan berarti dalam hal pembatasan ini agar dapat melihat dampak yang cukup besar. œKita masih harus mempertahankan social distancing, ujarnya.

Peningkatan jumlah korban virus corona di Amerika sudah sampai di titik yang mengkhawatirkan di mana terjadi 1.000 kematian pertama dalam lebih dari satu bulan, dan 1.000 kematian kedua dalam dua hari terakhir.

Sumber: VOA news

Rifan Medan