USD/JPY Naik-turun Di Sekitar 112,00

Rifan Financindo – Rifan FinancindoRisk-on tetap menjadi favorit di tengah berita perdagangan positif tetapi tidak adanya arahan baru membatasi pergerakan pasar.112,15/25 dapat terus bertindak sebagai resistensi naik yang penting.

Pasangan USD/JPY diperdagangkan sedikit berubah di sekitar 112,00. harga tetap positif pada hari Senin karena sentimen risiko-keseluruhan tetapi sedikit berubah-off karena didukung oleh katalis yang lebih sedikit. Sementara laporan berita dari diskusi perdagangan AS-Jepang dapat menawarkan latar belakang kepada para pedagang, produksi industri AS dan perkembangan di sekitar kesepakatan perdagangan AS-China dapat menawarkan rincian tambahan untuk menghibur para pemain pasar.

Dengan awal yang baik untuk pendapatan musiman AS dan menyambut data China, investor global tetap optimis pada hari Senin. Meski, kurangnya katalis utama membatasi pergerakan.

Menteri Ekonomi Jepang Toshimitsu Motegi sedang dalam kunjungan dua hari ke Washington untuk membahas perdagangan dengan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer. Belum ada laporan negatif yang diluncurkan sejauh ini di akhir hari pertama perundingan, yang pada gilirannya bisa menjadi alasan untuk kenaikan terbaru pasangan USD/JPY.

Namun, komentar terbaru dari pembuat kebijakan The Fed, seperti Presiden Federal Reserve Bank Chicago Chicago Charles Evans dan Presiden Federal Reserve Bank Boston Eric Rosengren tampaknya cukup tidak mengesankan. Kedua anggota FOMC mendukung bias netral hati-hati bank sentral sedangkan Tuan Evans menerima bahwa inflasi AS lebih lemah dari yang diharapkan sementara Mr Rosengren mengatakan bahwa ekonomi telah melambat tetapi resesi tidak mungkin.

Perlu juga dicatat bahwa hasil Wall Street hari Senin tidak dapat memuaskan para bull karena Goldman Sachs dan Citigroup mendaftarkan angka pendapatan yang lemah.

Imbal hasil treasury 10-tahun AS, sebagian besar mengacu pada mengukur sentimen risiko pasar, tidak berubah mendekati 2,56% selama waktu pers.Ke depan, optimisme seputar kesepakatan perdagangan antara AS dan China, ditambah dengan AS dan Jepang, dapat membantu USD/JPY bertahan sementara peningkatan produksi industri yang diharapkan pada bulan Maret menjadi 0,2% dari 0,0% (direvisi) dapat lebih lanjut mendukung kenaikan. Walaupun demikian, hasil negatif bisa diterima dengan baik di saat pasar tidak aktif.

Analisis Teknis USD/JPY

Area 112,15/5 yang terdiri dari tinggi Maret dan terendah awal Desember 2018 dapat bertindak sebagai resistance penting bagi pasangan, terobosan yang selanjutnya dapat mendorong harga menuju 112,80 dan 113,00.

Di sisi sebaliknya, level 111,80 dan imple moving average (SMA) 200-hari sdi sekitar 111,50 dapat membatasi penurunan jangka pendek sedangkan level 111,00 dan SMA 100-hari di 110,90 mungkin menghibur penjual setelahnya.

Sumber: FXstreet

BACA JUGA : Minyak tahan penurunan terkait pasokan AS, outlook permintaan, sentimen

Rifan Financindo – Minyak menahan pelemahannya dibawah $64 per barel karena kekhawatiran atas meningkatnya persediaan minyak mentah Amerika serta perlambatan pertumbuhan di ekonomi terbesar dunia tersebut yang membebani sentimen.

Minyang berjangka New York sedikit berubah setelah turun 0,8% pada Senin. Stok AS, yang sudah berada di level tertinggi sejak 2017, akan naik untuk pekan keempat, menurut survei Bloomberg sebelum data yang dirilis Rabu. Indeks saham S&P 500 menghentikan kenaikan tiga hari pada hari Senin karena pendapatan bank yang mengecewakan menimbulkan pertanyaan mengenai ketahanan perusahaan Amerika.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei turun 4 sen menjadi $ 63,36 per barel di New York Mercantile Exchange pada 9:27 pagi di Singapura setelah naik sebanyak 0,3% sebelumnya. Kontrak turun 49 sen menjadi $ 63,40 pada hari Senin.(yds)

Sumber: Bloomberg

Rifan Medan