1

Yen Jepang Menguat seiring Terbebani Kekhawatiran Virus

Rifan Financindo – Dolar tertahan paRifan Financindoda hari Jumat karena kekhawatiran akan lonjakan infeksi coronavirus di Amerika Serikat dan di tempat lain mendukung safe haven yen Jepang, sementara mata uang sensitif risiko melemah.

Lebih dari 60.000 kasus COVID-19 baru dilaporkan di seluruh Amerika Serikat pada hari Kamis, penghitungan satu hari terbesar oleh negara mana pun dalam pandemi global sejauh ini, membuat beberapa konsumen Amerika tidak dapat kembali ke ruang publik.

Beberapa kota di Asia Pasifik yang tampaknya terkontaminasi penyakit ini, seperti Tokyo, Hong Kong dan Melbourne, telah mengalami lonjakan infeksi baru, yang mengurangi mood lebih jauh.

Kehati-hatian membantu mendorong safe-haven yen naik 0,4% ke level tertinggi dua minggu di 106,81 per dolar. Dolar menguat terhadap sebagian besar mata uang lainnya, meskipun kinerja yen yang kuat berarti membuat indeksnya bertahan datar.(Arl)

Sumber : Reuters

 BACA JUGA : Bursa Hong Kong Berakhir Dengan Kerugian Besar

Rifan Financindo – 

Saham-saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada hari Jumat, sejalan dengan aksi jual di seluruh Asia, dengan investor juga dihantui oleh infeksi baru di kota yang telah menyebabkan diberlakukannya kembali langkah-langkah pengendalian termasuk penutupan sekolah.

Indeks Hang Seng turun sebanyak 1,84 persen, atau 482,75 poin, ke level 25.727,41.

Indeks Shanghai Composite melemah 1,95 persen, atau 67,27 poin, ke level 3.383,32 sedangkan Indeks Shenzhen Composite di bursa kedua China kehilangan 0,31 persen, atau 6,95 poin, ke level 2.251,00.

Saham-saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada hari Jumat, sejalan dengan aksi jual di seluruh Asia, dengan investor juga dihantui oleh infeksi baru di kota yang telah menyebabkan diberlakukannya kembali langkah-langkah pengendalian termasuk penutupan sekolah.

Indeks Hang Seng turun sebanyak 1,84 persen, atau 482,75 poin, ke level 25.727,41.

Indeks Shanghai Composite melemah 1,95 persen, atau 67,27 poin, ke level 3.383,32 sedangkan Indeks Shenzhen Composite di bursa kedua China kehilangan 0,31 persen, atau 6,95 poin, ke level 2.251,00.

Saham-saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada hari Jumat, sejalan dengan aksi jual di seluruh Asia, dengan investor juga dihantui oleh infeksi baru di kota yang telah menyebabkan diberlakukannya kembali langkah-langkah pengendalian termasuk penutupan sekolah.

Indeks Hang Seng turun sebanyak 1,84 persen, atau 482,75 poin, ke level 25.727,41.

Indeks Shanghai Composite melemah 1,95 persen, atau 67,27 poin, ke level 3.383,32 sedangkan Indeks Shenzhen Composite di bursa kedua China kehilangan 0,31 persen, atau 6,95 poin, ke level 2.251,00.

Saham-saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada hari Jumat, sejalan dengan aksi jual di seluruh Asia, dengan investor juga dihantui oleh infeksi baru di kota yang telah menyebabkan diberlakukannya kembali langkah-langkah pengendalian termasuk penutupan sekolah.

Indeks Hang Seng turun sebanyak 1,84 persen, atau 482,75 poin, ke level 25.727,41.

Indeks Shanghai Composite melemah 1,95 persen, atau 67,27 poin, ke level 3.383,32 sedangkan Indeks Shenzhen Composite di bursa kedua China kehilangan 0,31 persen, atau 6,95 poin, ke level 2.251,00.

(knc)

Sumber : AFP

Rifan Medan