Saham HK Berakhir Lebih Rendah, Tapi Raih Gain Mingguan Ke-3 (Review)

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDO

Saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada Jumat ini karena investor berhati-hati tentang pertemuan ketua bank sentral di Wyoming yang akan datang.

Investor akan mencari petunjuk tentang kenaikan suku bunga AS pada pertemuan tahunan gubernur bank sentral di Jackson Hole minggu depan.

Indeks Hang Seng turun 0,4 %, ke level 22,937.22, sedangkan Indeks China Enterprises melemah 0,5 %, ke level 9,606.17 poin.

Untuk minggu ini, HSI naik 0,7 %, kenaikan mingguan ketiga berturut-turut, sementara Indeks HSCE menguat 0,5 %. (knc)

Sumber : Reuters

BACA JUGA :?Saham AS Tergelincir di tengah Spekulasi Waktu Kenaikan Suku Bunga

PT RIFAN FINANCINDO -?PT RIFAN FINANCINDOSaham AS tergelincir untuk pertama kalinya dalam tiga hari, dengan rally baru-baru menunjukkan tanda-tanda pelemahan di tengah valuasi tinggi dan meningkatnya spekulasi bahwa biaya pinjaman akan naik sebelum akhir tahun.

Investor menjual pemenang tahun ini, dengan perusahaan telepon membukukan minggu terburuk sejak 2014, sementara utilitas dan produsen energi juga memimpin penurunan. pendapatan yang lebih baik dari estimasi Deere & Co., Applied Materials Inc dan Foot Locker Inc membantu membatasi penurunan pada indeks, dengan saham dari ketiga perusahaan tersebut melonjak lebih dari 7 persen. Nike Inc naik 2,9 persen, didorong oleh laporan pendapatan Foot Locker.

S & P 500 Index turun 0,2 persen ke level 2,183.79 pada pukul 16:00 sore waktu New York dan hampir tidak menghapus penguatan selama seminggu ini. Indeks acuan ini telah 30 hari tanpa bergerak 1 persen untuk kedua arah, yang merupakan rentetan tanpa pergerakan sebesar itu terpanjang sejak 2014.

Nada dovish dalam notulen dari pertemuan terakhir Federal Reserve yang dirilis Rabu kontras dengan pernyataan lainnya minggu ini dari Presiden Fed New York William Dudley dan Presiden Fed San Francisco John Williams. Keduanya terdengar hawkish seiring mereka berusaha untuk mengingatkan investor bahwa kenaikan suku bunga bisa terjadi pada pertemuan apapun, terutama jika data pekerjaan terus membaik. Ketua Fed Janet Yellen akan berbicara 26 Agustus nanti pada pertemuan pembuat kebijakan global di Jackson Hole, Wyoming. (sdm)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan