1

Saham Hong Kong ditutup di level tertinggi 2 tahun terbaru (Review)

Rifan Financindo – Saham Hong Kong berakhir menguat untuk sesi kesembilan berturutRifan Financindo-turut pada hari Kamis, menjalani kenaikan beruntun terpanjang sejak April 2015, seiring saham penguatan teknologi.

Pembuat speaker AAC Technologies, yang memasok Apple, naik 6,1 persen ke posisi tertinggi sepanjang waktu, beriringan dengan saham teknologi di Amerika Serikat yang memecahkan rekor era ˜dot-com™ pada hari Rabu.

Rekannya yang lebih besar di sektor, Tencent Holdings, juga ditutup di rekor tertinggi setelah sempat turun di perdagangan tengah hari.

Perusahaan game dan media sosial China telah melonjak sekitar 11 persen sejauh ini sejak 7 Juli di saat mengumumkan akan meluncurkan game smartphone mega-hit di Eropa dan Amerika Serikat tahun ini.

Indeks Hang Seng berakhir naik 0,3 persen atau 68,05 poin ke level 26.740,21, yang merupakan level tertinggi sejak Juni 2015. Indeks Hang Seng China Enterprises, yang melacak kinerja perusahaan China yang terdaftar di Hong Kong, berada 0,1 persen, atau 13,69 poin lebih rendah di level 10.846,83.

Saham-saham energi dan industri juga termasuk saham-saham unggulan, dengan China Merchants Port Holdings berada di antara para gainers teratas dengan kenaikan 4 persen. (sdm)

Sumber : Reuters

BACA JUGA : Bursa AS Berakhir Sedikit Berubah, Nasdaq Melampaui Rekornya

Rifan Financindo – Bursa saham AS mengakhiri sesi dengan sedikit pergerakan pada hari Kamis, meskipun Nasdaq memperpanjang kenaikan baru-baru ini untuk menutup sebuah rekornya.

Dow Jones Industrial Average turun 21 poin atau 0,1 %, ke level 21.619, dengan saham Home Depot berada di antara penurunan terbesar. Stok kehilangan 4,1 %. Indeks S & P 500 berakhir pada dasarnya tidak berubah pada hari ini, turun tipis kurang dari 0,1 % menjadi berakhir pada level 2.473,72. Indeks acuan menembus rekor intraday di awal perdagangan. Indeks Nasdaq Composite menguat sebanyak 5 poin atau 0,1 %, ke level 6.390 dan berakhir lebih tinggi untuk sesi kesepuluh berturut-turut, yang beruntun terpanjang sejak Februari 2015.

Indeks juga ditutup pada rekornya, telah didukung oleh saham Microsoft Corp yang naik sebesar 0,5 % menjelang hasilnya. (knc)

 

Sumber : Market Watch

Rifan Medan