Saham Jepang Dibuka Melemah Pertama Kalinya dalam Tiga Hari Terakhir

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOSaham Jepang melemah untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir, dengan penurunan tiremakers dan asuransi terkemuka, setelah yen menguat karena minat terhadap aset berisiko menurun menjelang liburan nasional.

Indeks Topix turun 0,4 % ke level 1,312.60 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo. Penurunan ini mengikuti kenaikan 2,9 % dalam dua sesi terakhir, keuntungan tersebut yang terbesar dalam sekitar satu bulan. Indeks Nikkei 225 Stock Average melemah 0,5 %. Yen diperdagangkan pada level 101,88 per dolar setelah menguat 0,6 % pada hari Selasa. Pasar financial Jepang ditutup pada hari Kamis untuk liburan Mountain Day.

Di AS, data terbaru menunjukkan produktivitas pekerja Amerika secara tiba-tiba menurun untuk kuartal ketiga berturut-turut, dengan ukuran output karyawan per jam lebih rendah pada tingkat tahunan 0,5 % untuk periode April hingga Juni. Ini dapat melemahkan ekspektasi untuk kenaikan suku bunga di AS, yang akan menambah tekanan pada yen terhadap dolar, kata Ohta.

Kontrak pada Indeks S & P 500 turun 0,1 % setelah ukuran yang mendasari ditutup sedikit berubah pada hari Selasa. (knc)

Sumber : Bloomberg

BACA JUGA :?Saham Hong Kong ditutup sedikit berubah (Review)

PT RIFAN FINANCINDO -?Bursa saham Hong Kong berakhir sedikit berubah pRIFAN FINANCINDOada hari Selasa, beristirahat setelah mencapai level delapan bulan di tertinggi pada sesi sebelumnya, seiring penurunan pada saham IT dan utilitas mengimbangi keuntungan saham energi dan properti.

Indeks Hang Seng melemah 0,1 persen untuk mengkahiri hari di level 22,465.61 poin, sedangkan Indeks China Enterprises menguat 0,3 persen ke level 9,301.17 poin.

Pasar tidak terpengaruh oleh data yang menunjukkan bahwa inflasi harga konsumen China turun ke posisi enam bulan terendah, bahkan meskipun penurunan panjang harga produsen terus melemahg sehingga mengurangi tekanan pada neraca beberapa perusahaan, khususnya di industri berat.

Penurunan pada saham IT sebesar 0,4 persen dan saham utilitas sebesar 0,2 persen mengimbangi keuntungan dalam saham energi dan properti.

Saham energi naik 0,6 persen, sementara saham properti naik 0,5 persen.

Pengembang China Evergrande Group naik 0,9 persen, memperpanjang keuntungan untuk hari keempat berturut-turut. Saham mencapai level tertinggi tiga bulan setelah perusahaan mengatakan telah membeli saham perusahaan saingan Vanke dan mengangkat sahamnya di perusahaan perdagangan barang Langfang Development Co Ltd menjadi 15 persen. (sdm)

Sumber: reuters

Rifan Medan