Jepang Saham Turun Pasca Kenaikan Yen Terkait Signal Dari The Fed

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOSaham Jepang dibuka melemah, terbebani oleh yen, setelah risalah dari The Fed menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga tidak akan terjadi dalam waktu dekat sehingga mendorong turun dolar.

Indeks Topix turun 0,9 persen ke 1,299.25 pada 09:08 pagi di Tokyo, sementara Nikkei 225 Stock Average merosot 0,9 persen. Bursa saham Tokyo yang melawan tren di kalangan rekan-rekan saham global lainnya, yang naik pasca risalah pertemuan Juli The Fed dimana hal tersebut menunjukkan bahwa para pejabat umumnya sepakat untuk menunggu data yang lebih sebelum menaikkan suku bunganya lagi. Dolar jatuh, dengan yen naik sebesar 0,5 persen terhadap greenback ke 99,81, level terkuatnya sejak November 2013. Eksportir merosot.(mrv)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA :?Suara Para Pejabat The Fed Terbagi Untuk Kemungkinan Kenaikan Suku bungaRIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO -?Para pejabat The Fed di pertemuan Juli mereka merasa lega bahwa kekhawatiran mereka atas Brexit dan pasar tenaga kerja mereda tetapi tetap terbagi pada apakah mereka harus secepatnya menaikkan suku bunganya lagi, menurut risalah pertemuan kebijakan yang dirilis Rabu.

Dua pejabat The Fed mendorong kenaikan suku bunga pada pertemuan tersebut, namun sebagian besar pejabat menilai bahwa menunggu informasi tambahan merupakan langkah terbaik, menurut risalah.

Pemungutan suara pejabat The Fed adalah sebesar ?9-1 untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan tersebut.

Pejabat Fed dalam beberapa hari terakhir telah menekankan bahwa kenaikan suku bunga dapat terjadi pada salah satu dari tiga pertemuan yang tersisa tahun ini – pada bulan September, November atau Desember.

Presiden The Fed New York William Dudley, Selasa lalu mengatakan bahwa kenaikan suku bunga pada bulan September masih mungkin terjadi.

Risalah pertemuan tersebut tidak menguraikan waktu dari setiap langkah. Pejabat The Fed mengatakan mereka akan “terbuka” dan “fleksibel” tentang kapan waktu untuk mengambil langkah lain.(mrv)

Sumber: MarketWatch

 

Rifan Medan