Sebagian Besar Saham Asia Jatuh Terkait Penurunan Saham Energi, Apple Mengecewakan

PT RIFAN FINANCINDO – RIFAN FINANCINDOSebagian besar saham-saham di Asia melemah, mengikuti penurunan pada ekuitas AS, terkait jatuhnya perusahaan energi dengan minyak dan laba dari Apple Inc. yang mengecewakan sehingga  membebani pemasok di wilayah ini.

Indeks MSCI Asia Pacific turun  kurang dari 0,1 persen ke 140,40 pada 09:06 pagi di Tokyo, dengan lebih dari dua saham jatuh untuk setiap saham yang naik. Perusahaan energi memimpin kerugian di antara 11  kelompok industri lainnya, sementara Samsung Electronics Co melemah setelah Apple melaporkan penurunan harga untuk smartphone dan meramalkan profitabilitas yang lebih rendah dari perkiraan selama masa liburan. Indeks Topix Jepang turun terkait penguatan yen menguat, sedangkan data menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan konsumen AS turun lebih dari perkiraan pada bulan Oktober.(mrv)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA : Saham Jepang Jatuh Dari 5-Bulan Tertingginya Di tengah Laporan Laba

Saham Jepang turun dari hampir lima bulan tertingginya karena penguatan yen, membebani prospek bagi eksportir seiring musim labayang akan berlangsung. Produsen minyak menurun setelah minyak mentah diperdagangkan di bawah $ 50 per barel.
Indeks Topix turun 0,2 persen pada 09:11 pagi di Tokyo, jatuh dari level penutupan tertinggi sejak 31 Mei. Yen menguat terhadap dolar karena variasi perkiraan dari raksasa industri AS dan penurunan kepercayaan konsumen AS yang menimbulkan kekhawatiran atas kecepatan pertumbuhan di negara dengan ekonomi terbesar di dunia tersebut. Investor akan terus mengawasi pendapatan domestik untuk mengukur kesehatan perusahaan-perusahaan Jepang, dengan lebih dari 350 perusahaan di Topix yang bersiap untuk memberikan laporannya minggu ini. Perusahaan dari Nintendo Co sampai Canon Inc akan memberikan laoprannya di hari Rabu ini.(mrv)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA : Dolar Australia Menguat Jelang Data Inflasi

Dolar Australia menguat terhadap mitra mata uangnya dari AS menjelang rilis data inflasi lokal.

Pada 07:00 (AEDT), dolar Australia diperdagangkan pada US76.44 sen, naik dari US76.34 sen kemarin.

The Australian Bureau of Statistics merilis angka indeks harga konsumen hari ini, sementara dolar Australia juga telah menguat pada kenaikan semalam dalam komoditas salah satunya yaitu bijih besi.(mrv)

Sumber: Businessspectator

Rifan Medan