1

USD/JPY Kembali ke 107,00, Pantau MA 55-Hari

Rifan Financindo – Rifan FinancindoUSD/JPY mencetak tinggi 107,04 di Asia, setelah menemukan penawaran di sekitar level terendah hari Jumat di 106,77, mungkin karena kenaikan indeks berjangka AS.

Pada saat penulisan, spot ke 106,94, sedangkan S&P 500 berjangka melaporkan kenaikan 0,36 persen. Surplus transaksi berjalan Jepang sebesar JPY 2,076 triliun vs JPY 2,160 triliun yang diperkirakan tetapi tidak berdampak pada Yen Jepang.

Pasangan ini turun 0,55 persen pada hari Jumat karena ketegangan perdagangan mendorong saham AS lebih rendah. Dow Jones Industrial Average (DJIA) mencatat 2,34 persen atau kehilangan 572 poin dan membuat Yen Jepang dalam bid. Juga, angka upah non-pertanian AS yang lebih lemah dari perkiraan tidak membantu.

Jadi, kenaikan dalam penghasilan rata-rata per jam kemungkinan akan menjaga peluang kenaikan musim panas Fed utuh, Kathy Lien dari BK Asset Management mengatakan. Lebih lanjut, studi momentum jangka pendek bias bias – MA 5, 10 dan 21 mengarah ke utara. Jadi, spot bisa menguji ulang MA 55 hari (bias bearish) yang terletak di 107,19.

Agenda AS tipis, maka terobosan meyakinkan di atas MA 55-hari akan membutuhkan kenaikan yang solid di pasar saham.

Level Teknis USD/JPY

Level support: 106,75 106,40 106,00

Level resistance: 107,30 107,65 108,00

Sumber : FXstreet

Rifan Financindo – Saham AS dibuka lebih rendah pada hari Jumat, di tengah tanda-tanda bahwa ketegangan perdagangan antara AS dan China meningkat, dengan saling berbalasannya kedua negara, dan setelah pembacaan data tenaga kerja yang lebih lemah dari perkiraan.

Dow Jones Industrial Average melemah 1%, atau 230 poin, menjadi 24.271. S & P 500 kehilangan 19 poin, atau 0,7%, menjadi 2,644. Indeks Nasdaq Composite turun 75 poin, atau 1,1%, menjadi 7.001. Dengan penurunan hari ini, Nasdaq berbalik lebih rendah untuk minggu ini, jatuh 0,8%. Dow tetap naik 0,7% untuk minggu ini sementara S & P naik 0,1%.

Pelemahan hari ini terjadi sehari setelah Presiden Donald Trump mengatakan dia mempertimbangkan bea impor lebih pada barang-barang China, indikasi terbaru bahwa ketegangan terkait perdagangan antara kedua negara semakin meningkat. Di antara penurunan terbesar hari ini, Boeing Co turun 1,7% sementara Caterpillar Inc turun 0,8%. Kedua saham tersebut dipandang mendapat dampak yang besar terhadap masalah perdagangan, terutama karena pendapatan mereka di China. Yang juga mendorong perdagangan adalah laporan penggajian Maret, yang menunjukkan 103.000 tenaga kerja ditambahkan pada bulan itu, dibandingkan dengan 185.000 pekerjaan yang telah diharapkan. Meskipun laporan itu jauh di bawah perkiraan, itu bisa dianggap sebagai hasil positif jika Federal Reserve menjadi kurang agresif dalam menaikkan suku bunganya.(mrv)

Sumber: Marketwatch

 

 

Rifan Medan