Yellen Janjikan Keragaman di Fed di tengah Pencarian Ketua Fed Baru Atlanta

PT RIFAN FINANCINDO -?Ketua Federal Reserve Janet Yellen, yang berada di dalam sorotan dalam beberapa bulan terakhir seiring kurangnya keragaman di antara pejabat senior bank sentral, mengatakan bahwa Fed berkomitmen untuk membawa lebih banyak minoritas dalam kepemimpinannya.

“Saya ingin menjadi jelas untuk Anda semua bahwa saya berkomitmen untuk meningkatkan keragaman di seluruh organisasi kami, termasuk di jajaran atas,” kata Yellen dalam teks pernyataan yang dijadwalkan dikeluarkan Kamis melalui video conference untuk acara yang diselenggarakan oleh Kansas City Fed untuk para bankir minoritas. Sementara itu, dia tidak mengomentari prospek ekonomi atau kebijakan moneter.

Kelompok aktivis dan anggota parlemen telah memberikan tekanan lebih pada Fed tahun ini untuk menemukan lebih banyak perempuan dan kelompok minoritas untuk mengisi pos-pos penting dalam Fed regional. Yellen, yang merupakan wanita pertama yang memimpin Fed, dipertanyakan oleh Kongres terkait pilihannya untuk ketua-ketua bank Fed regional.

Fed Atlanta saat ini mencari pengganti Presiden Dennis Lockhart yang pensiun dari jabatannya, dan Dewan Gubernur Yellen di Washington memiliki persetujuan akhir untuk memutuskan siapa yang akan ditunjuk sebagai pengganti. Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa dari 134 presiden Fed regional di masa lalu dan sekarang, tidak ada seorang pun yang memliki ras Afrika-Amerika atau Latino, dengan hanya terdapat dua yang bukan kulit putih dan enam perempuan.

“Keragaman ini juga penting di dewan direksi dan dewan penasihat di dalam” bank Fed regional, kata Yellen. (sdm)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA :?Krisis Deutsche Bank Menekan Saham Keuangan, Bursa AS Ditutup Turun

PT RIFAN FINANCINDO -?Bursa saham AS turun karena sektor perbankan melemah di tengah kekhawatiran bahwa krisis Deutsche Bank AG akan menyebar ke sektor keuangan global. Saham perawatan kesehatan melemah terkait spekulasi peraturan yang lebih ketat akan menggerus laba.

Indeks S&P 500 turun 0,9 persen menjadi 2,151.12 pada pukul 16:00 sore di New York, setelah turun ke 2.145, level yang menandai bagian bawah dari aksi jual pada hari Senin.

Indeks S&P 500 diperdagangkan di 18,4 kali perkiraan laba, tertinggi sejak 2002. Acuan utama ekuitas AS tergelincir di bawah harga rata-rata selama 50 hari terakhir pada hari Kamis, sambil menghapus kenaikan dalam sebulan. Sebelumnya saham-saham berfluktuasi di tengah kenaikan saham energi yang dipicu oleh keputusan reduksi produksi pertama oleh OPEC dalam delapan tahun terakhir.(frk)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan