Yen Pertahankan Penurunan Sebelum Petunjuk Fed Rate Berikutnya

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOYen tetap melemah pada spekulasi data pekerjaan AS yang kuat akhir pekan?ini akan meningkatkan kemungkinan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sehingga melebarkan perbedaan kebijakan dengan Bank of Japan.

Mata uang Jepang ini turun 1,7 persen terhadap greenback dalam empat sesi terakhir, yang tercatat sebagai penurunan terpanjang dalam lima bulan. Ketua Fed Janet Yellen dan pejabat bank sentral senior lainnya pekan lalu mengatakan bahwa kasus untuk pengetatan kebijakan AS telah menguat, sementara Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda menegaskan kesiapannya untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut. Pengamat ekonomi AS sekarang mengalihkan perhatian mereka ke laporan payrolls hari Jumat. Fed dan BOJ memiliki pertemuan kebijakan berikutnya pada 20-21 September.

Yen sedikit berubah di level 101,79 per dolar AS pada pukul 9:08 pagi waktu Tokyo dari level 101,92 pada penutupan di New York. Mata uang Jepang ini turun ke level terendah tiga minggu ke level 102,39 hari Senin. Bloomberg Dollar Spot Index, yang melacak greenback terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah setelah naik 0,1 persen untuk merasakan keuntungan keenam dalam tujuh hari. (sdm)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA :?Saham Jepang di Zona Merah terkait Penurunan Saham Telekomunikasi

PT RIFAN FINANCINDO -?Saham Jepang turun, dipimpin oleh saham telekomunikasi, seiring investor menimbang data ekonomi dan berspekulasi pada waktu kenaikan suku bunga AS.

Saham perusahaan telepon dan kereta api memberikan kontribusi terbesar untuk penurunan dalam indeks ekuitas acuan pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo. Yen menguat 0,1 persen terhadap dolar. Indeks Topix melonjak pada hari Senin menyusul pernyataan Ketua Federal Reserve Janet Yellen yang mengatakan bahwa kasus untuk kenaikan suku bunga telah menguat dalam beberapa bulan terakhir. Laporan menunjukkan penjualan ritel dan belanja rumah tangga di Jepang jatuh, sementara investor menunggu data ekonomi AS dijadwalkan dirilis minggu ini,

Kedua indeks Topix dan Nikkei 225 melemah 0,3% ke level 1,309.80 dan level 16,690.39 masing-masing. Sementara itu, Yen-Dollar menguat 0,09% ke 101,82.

Saham pembuat mobil Jepang, yang telah turun sebanyak 34 persen tahun ini seiring eksportir terkena efek terbesar dari melambungnya yen, berada di antara pemenang terbesar berkat pertemuan akhir pekan para gubernur bank sentral di Jackson Hole. Pada hari Senin, saham mobil di Topix naik ke level tertinggi sejak akhir Mei, seiring ekspektasi untuk kenaikan suku bunga AS mengirim yen melemah tajam.

Pengeluaran rumah tangga Jepang turun untuk bulan kelima berturut-turut pada bulan Juli dan penjualan ritel juga menurun, menekankan terjadinya pelemahan dalam permintaan domestik. Tingkat pengangguran Jepang berada di posisi terendah sejak 1995. (sdm)

Sumber: Bloomberg

Rifan Medan